PRINSIP-PRINSIP DALAM PERTUMBUHAN

PRINSIP-PRINSIP DALAM PERTUMBUHAN


Pertumbuhan sebuah gereja dapat berlangsung secara kontinyu dengan tetap memlihara kesehatan setiap bagian di dalamnya. Ada berbagai factor yang menjadi bagian penting dari pertumbuhan gereja yang sehat. Ron Jenson dalam bukunya Dinamika Pertumbuhan Gereja (2000;12)  menyebutkan bahwa ada dua diantara factor utama, yaitu:

1)      Memusatkan pada ungkapan Alkitabiah, yaitu terdapat tiga konsep dasar di dalamnya; memiliki pandangan yang luas tentang kepemimpinan, mengembangkan anggota-anggota dan organisasinya, dan mengembangkan pelayanan yag diatur sehingga anggotanya terlibat. (Efesus 4:11-16)

 

2)      Mempertahankan syarat-syarat Alkitabiah, yaitu: terdiri dari empat syarat: gereja menginginkan pertumbuhan, gereja bersedia membayar harga, gereja tidak akan memiliki penyakit kronis, dan gereja akan mengikuti prioritas tertentu.

 

 

Sedangkan Darrel  dalam bukunya Kehidupan Gereja yang utuh menyebutkan tiga dasar bagi pertumbuhan (2004;40):

1)      Meninggikan Juru selamat (Yoahanes 12:31)

2)      Memperlengkapi orang Kudus (Efesus 4:11,12)

3)      Menginjili orang berdosa (Kisah 1:8); Lukas 19:10)

 

Prinsip pertumbuhan pada intinya berpusat pada kebenaran Firman Allah, yaitu berlangsung karena kuasa Roh Kudus, menempatkan Kristus Yesus sebagai Kepala Gereja (Kolose 1:18). Pertumbuhan harus berlangsung secara sehat dan melibatkan keaktifan anggota jemaat  dengan cara mengembangkan karunia-karunia rohani anggota tubuh Kristus.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s